Hampir bisa dipastikan. Di setiap rumah keluarga Muslim, ada satu mushap Alquran yang disimpan di rak buku atau lemari kecil di tempa salat bersama sajadah, sarung, dan mukena.
Tapi, seberapa sering kita membacanya ?
Membaca Alquran tidak cukup hanya pada bulan Ramadhan. Membacanya harus selalu di...lakukan setiap hari, bahkan disetiap kesempatan . Bukan semata karena besarnya pahala membaca kitab suci itu, tapi juga karena ia merupakan pedoman hidup kita, inspirasi kita.
Allah berfirman, “Dan, Kami turunkan kepadamu alkitab (Alquran) untuk menmjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.” (QS An Nahl 89)
Dalam kerangka inilah, Rasulullah saw, kerap mendorong umatnya agar rajin membaca Alquran. Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmizi dari Ibnu Mas’ud.
Rasulullah saw bersabda. “Siapa yang membaca satu huruf Alquran, baginya satu kebaikan. Dan, satu kebaikan itu dikali sepuluh. Aku tidak mengatakan alif lam mim sebagai satu huruf. Tapi, alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.”
Dalam kesempatan lain, Rasulullah bersabda, “Bacalah Alquran ! Karena, pada hari kiamat, ia akan dating menjadi penolong bagi yang membacanya.” (HR Muslim dan Ahmad).
Tentu bukan sekedar membaca biasa yang dimaksud oleh Rasulullah dalam hadis tersebut, tapi membaca sekaligus memahami dan kemudian mengamalkannya. Oleh karena itu, sudah saatnya kita meningkatkan kualitas bacaan Alquran kita dari level “membaca biasa” ke level yang lebih tinggi, yakni “membaca sekaligus memahami dan mengamalkannya”.
Memang, itu tidak mudah dilakukan. Tapi, dengan pembiasaan, itu bukanlah hal yang mustahil. Alquran sendiri telah menjamin bahwa ayat-ayatnya sangat mudah dipahami bagi siapa saja yang mau memahaminya. “Dan, sesungguhnya telah Kami mudahkan Alquran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran ?” (QS Alqamar 17).
Dengan, demikian, Alquran pun akan menjadi inspirasi bagi kita dalam bertutur, bertingkah laku, bersikap, dan menyelesaikan setiap persoalan hidup. Setidaknya, bisa menjadi penolong kita di hari kiamat kelak,seperti yang digambarkan hadis di atas.